Moms, Ini Waktu Tepat Anak Ikut Program Les

Les atau pelajaran di luar sekolah membantu anak dalam mengembangkan kecerdasan berpikirnya. Kapan sebaiknya anak ikut les? Berikut ini penjelasan dari dr. Kartika Mayasari.

Belakangan, para orangtua semakin berlomba-lomba untuk memasukkan anaknya ke dalam program les/bimbingan belajar. Banyak yang berpikir, semakin dini anak diikutsertakan pada program les, maka kecerdasannya juga akan semakin cepat berkembang. Tapi pemikiran ini tak sepenuhnya tepat?

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan mengikutsertakan anak pada program les. Hanya saja, Anda perlu memerhatikan kesiapan anak untuk mengikuti les tersebut. Ini yang bisa Anda jadikan patokan:

1. Usia anak

Usia anak sangat penting untuk diperhatikan. Anak di bawah usia 6 tahun tidak wajib diikutsertakan pada les bidang akademik membaca, menulis ataupun berhitung. Lebih baik daftarkan mereka untuk mengikuti les bidang tertentu, misalnya seni. Anda bisa megajarkan membaca, menulis dan berhitung untuk di rumah. Sebaliknya, jika sudah berusia lebih dari 6 tahun namun belum menguasai huruf dan angka dengan baik, maka Anda perlu mengikutsertakannya pada les membaca, menulis ataupun berhitung.

2. Anak yang kesulitan belajar

Jika anak mengalami kesulitan belajar pada bidang akademis tertentu, cobalah untuk mendiskusikan hal ini dengan gurunya di sekolah. Dengan demikian, guru dapat membantu anak sebelum Anda memasukkanya ke tempat les.

3. Kenali bidang apa yang anak butuhkan

Jika anak benar-benar membutuhkan les, Anda sebaiknya jangan terlalu banyak memberikan ‘beban tambahan’. Pastikan anak mengikuti program les yang benar-benar ia butuhkan. Anda dapat memastikan hal ini dengan berdiskusi dengan guru/wali kelasnya di sekolah.

4. Libatkan anak untuk memilih jenis les yang dibutuhkan

Beri kebebasan pada anak untuk memilih bidang les yang diinginkannya. Jangan memaksakan anak untuk terus-menerus mengikuti kehendak Anda. Karena pemaksaan justru akan membuat anak merasa tidak nyaman dan menjalani les dengan terpaksa. Jika demikian, maka les yang ia jalani tidak akan berdampak maksimal. Tapi, terlalu membebaskan anak memilih juga tidak disarankan. Karena anak di usia yang masih dini belum bisa memutuskan mana yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya.

Sekarang Anda sudah tahu kan apa yang perlu diperhatikan sebelum memasukkan anak pada program les? Semoga tip di atas membantu Anda dalam memutuskan kebutuhan anak akan program belajar di luar sekolah.

Sumber: http://lifestyle.okezone.com/read/2016/11/03/196/1531803/moms-ini-waktu-tepat-anak-ikut-program-les