Ajarkan Anak soal Tanggung Jawab sejak Usia Dini

Share yuk!

Mengajarkan arti tanggung jawab kepada anak-anak, bisa dilakukan sejak masih kanak-kanak. Pengajaran yang tepat pada usia bayi di bawah lima tahun (balita) ini bisa menjadi bekal bagi perkembangannya setelah besar nanti.

Mengajari anak tanggung jawab adalah hal yang tidak mudah bagi orang tua manapun. Namun hal itu sangat penting untuk dilakukan mengingat pentingnya bagi seseorang untuk memiliki sifat dan sikap tanggung jawab dalam menjalani kehidupannya.

Tanggung jawab sendiri adalah sikap di mana kita harus bersedia menerima akibat dari apa yang telah kita perbuat. Selain itu, tanggung jawab juga merupakan sikap di mana kita harus konsekuen dengan apa yang telah dipercayakan pada kita.

Mengingat pentingnya sifat tanggung jawab pada diri seseorang, maka sifat tersebut akan lebih baik ditanamkan pada diri seseorang sejak dia masih dalam usia dini. Dengan begitu, sifat tanggung jawab tersebut akan lebih tertanam dalam diri orang itu sehingga dalam kehidupannya di masa depan, dia tidak akan merugikan orang lain dengan sifat dan sikapnya yang tidak bertanggung jawab.

Belajar bertanggung jawab pada diri anak ini bisa dimulai dengan hal-hal kecil. Seperti memberi kesempatan balita melakukan sendiri apa yang mampu dia kerjakan, tanpa paksaan. Anak 5 tahun tentu bisa diberi tanggung jawab. Anda dapat mulai dari hal-hal kecil kesehariannya, dengan memperhitungkan porsi tanggung jawab agar proporsional bagi anak seusianya.

Misalnya Anda tidak nyaman melihat anak ogah-ogahan saat disuruh mandi atau menyiapkan diri untuk pergi sekolah. Gunakan momen ini untuk mengajar tanggung jawab, antara lain dengan memintanya berpakaian dan bersepatu sendiri tanpa dibantu. Setelah itu, dia dapat mengambil sarapannya dan makan sendiri tanpa mengganggu kesibukan Anda.

Jika mengerjakan tugasnya dengan baik, dia akan senang jika Anda memberinya pujian atau dia merasa sudah menjadi ‘anak besar’ yang bisa diandalkan. Dengan demikian anak akan memiliki rasa percaya diri tinggi.

Untuk membantu anak belajar tanggung jawab, Anda perlu mengingatkan apa saja yang anak perlukan untuk menjalankan tanggung jawabnya itu. Saat Anda tahu makanan ikannya hampir habis, tanyakan kapan dia perlu membeli makanan ikan lagi. Ciptakan suasana menyenangkan ketika menjalankan tanggung jawab, misalnya saat menyirami tanaman, Anda bisa mengajaknya bermain air sekaligus.

Namun bisa saja suatu saat, anak mogok menjalankan tanggung jawabnya. Dalam kondisi ini, sebaiknya Anda tak mengungkapkan rasa kecewa atau marah. Para orang tua harus hati-hati, dengan menghindari mengatakan hal negatif soal apa yang anak lakukan terkait tanggung jawabnya.

Yang juga penting adalah memberi contoh dalam keseharian. Anak akan mencontoh apa yang dilakukan orang tuanya. Seperti apakah Anda meletakkan kunci mobil pada tempatnya? Apakah selesai makan, Anda meninggalkan piring kotor begitu saja atau langsung mencucinya? Karena orang tua merupakan role model utama bagi anak-anaknya. [rni]

Sumber: http://m.inilah.com/news/detail/2097389/ajarkan-anak-soal-tanggung-jawab-sejak-usia-dini

Gambar: inhabitots.com