Kata Psikolog Soal Anak yang Mesti ‘Dikerasi’ Agar Nurut pada Orang Tua

Dalam keseharian, ada orang tua yang menganggap bahwa sang anak tak bisa nurut pada ayah ibunya jika tak ‘dikerasi’. Misalnya saja dengan dibentak atau bahkan harus dipukul atau dicubit lebih dulu.

Menanggapi hal ini, psikolog anak dari Tiga Generasi Mayang Gita Mardian, MPSi, Psikolog, mengatakan anak juga bisa mencari perhatian dengan cara membuat orang tuanya marah. Sehingga, ketika dinasihati misalnya, anak juga bisa lebih galak ketimbang orang tuanya.

“Kalau anak harus dikerasin dulu baru dia nurut, itu bisa juga karena dia cari perhatian dengan cara marah-marah dan bikin mama papanya marah,” kata Mayang saat berbincang dengan detikHealth.

Ia menambahkan, anak yang kerap disebut ‘nakal’ dan berulah bisa disebabkan banyak hal. Menurut Mayang, kecapekan, frustasi, cari perhatian bisa jadi penyebabnya. Bahkan, ketika anak merasa tak ada yang mengontrol dirinya, ia akan berulah dengan tujuan supaya ia ‘dikontrol’ oleh orang tuanya.

Dalam menasihati anak, menurut Mayang orang tua perlu tegas, tapi tidak menggunakan kekerasan fisik. Kemudian, penting bagi orang tua untuk tetap menjadi pihak yang mengontrol anak. Dengan kata lain, orang tua pun tidak ‘kalah’ dengan sang anak. Negosiasi boleh dilakukan tetapi anak mesti tetap mengikuti peraturan yang ada.

“Memang ada anak yang mesti dibujuk misalnya disuruh beresin mainan dia nggak mau. Boleh ada negosiasi, tapi dengan tetap membiarkan anak menyelesaikan masalahnya. Atau justru disuruh beresin mainan baru mau kalau disuruh dengan nada yang agak tinggi, selama itu bentuk ketegasan orang tua, tanpa kekerasan, fine-fine aja,” kata Mayang.

Dulu, tambah Mayang, memukul atau mencubit kerap dijadikan cara untuk mendisiplinkan anak. Namun kini, menurutnya studi pun sudah membuktikan bahwa cara tersebut tak efektif. Sebab, anak hanya akan takut pada sosok yang menghukumnya dan tidak memahami kesalahan apa yang ia lakukan.

http://health.detik.com/read/2016/10/21/200159/3326756/764/kata-psikolog-soal-anak-yang-mesti-dikerasi-agar-nurut-pada-orang-tua